Jumat, 07 Oktober 2011

Habbatussauda Nan Mempesona


source : cariherbal.wordpress.com
Habbatussauda (Nigella sativa Linn.) atau Jintan hitam adalah rempah-rempah yang dapat digunakan sebagai tanaman obat. Rempah ini berbentuk butiran biji berwarna hitam yang telah dikenal ribuan tahun yang lalu dan digunakan secara luas oleh masyarakat India, Pakistan, dan Timur Tengah untuk mengobati berbagai macam penyakit. 

Habbatussauda dikenal dengan berbagai nama, diantaranya black seed, black caraway, black seed, natura seed, jintan hitam, black cumin, nigella sativa, kaluduru, dll. Digunakan sebagai herbal pengobatan sejak 2000-3000 tahun sebelum Masehi dan tercatat dalam banyak literatur kuno mengenai ahli pengobatan terdahulu seperti Ibnu Sina (980 - 1037 M), dan Al-Biruni (973-1048 M), Al-Antiki, Ibnu Qayyim dan Al-Baghdadi.

Ibnu Sina adalah peneliti jenius dari Timur Tengah di bidang pengobatan yang namanya tercatat di semua buku sejarah pengobatan timur maupun barat, hidup antara 980 - 1037 M, telah meneliti berbagai manfaat Habbatussauda untuk kesehatan dan pengobatan. Ahli pengobatan Yunani kuno, Dioscoredes, pada abad pertama Masehi juga telah mencatat manfaat habbatussauda untuk mengobati sakit kepala dan saluran pernafasan.

Manfaat Habbatussauda
Imam Bukhari meriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha. bahwa ia pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya: “Sungguh dalam habbatus sauda’ itu terdapat penyembuh segala penyakit, kecuali as-sam.” Saya bertanya,“Apakah as-sam itu?” Beliau menjawab, “Kematian”.

Habbatussauda berkhasiat mengobati segala jenis penyakit dingin, bisa juga membantu kesembuhan berbagai penyakit panas karena faktor temporal.  Biji habbatussauda mengandung 40% minyak takasiri dan 1,4% minyak atsiri, 15 jenis asam amino, protein, Ca, Fe, Na dan K. kandungan aktifnya thymoquinone (TQ), dithymouinone (DTQ), thymohydroquimone (THQ) dan thymol (THY).

Telah terbukti dari berbagai hasil penelitian ilmiah bahwa habbatussauda mengaktifkan kekebalan spesifik/kekebalan didapat, karena ia meningkatkan kadar sel-sel T pembantu, sel-sel T penekan, dan sel-sel pembunuh alami.

Berikut adalah beberapa manfaat dari tanaman herbal ini :
menghancurkan batu ginjal, batu kandung kencing, memperlancar air seni, haid dan ASI. Dengan cara ditumbuk, dibuat adonan dangan campuran madu, kemudian diminum setelah dicampur air panas, diminum rutin berhari-hari

Mengeluarkan cacing dalam tubuh, buat adonan serbuk habbatussauda dengan air tepung basah atau tepung yang sudah dimasak.

Menghilangkan sesak napas, minum minyaknya kira kira sesendok dicampur air

Mengobati sakit gigi, dengan memasak habbatussauda dicampur cuka kemudian dipaiak berkumur kumur.  Dapat juga digunakan sebagai pembalut untuk mengatasi jerawat dan kudis yang bernanah. 

Memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan Virus, Kuman dan Bakteri
Hasil Penelitian Dr. Ahmad Al Qadhy, 1986 dan laporan penelitian lainnya seperti tertera dalam Jurnal Farmasi Pakistan, 1992

Mempertahankan tubuh dari serangan kanker dan HIV
Hasil penelitian Prof. G Reitmuller, Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich dan laporan terpisah dari penelitian tim Dr. Basil Ali, Universitas King Faisal, Arab Saudi, serta laporan penelitian Immono Biology Laboratory, California, AS. Laporan lain menyebutkan bahwa Habbatussauda dapat menghentikan pertumbuhan sel tumor.

Meningkatkan fungsi otak
Dengan kandungan asam linoleat (Omega 6) dan asam linolenat (Omega 3), Habbatussauda merupakan nutrisi bagi sel otak yang berguna untuk meningkatkan daya ingat, kecerdasan, dan relativitas sel otak agar tidak cepat pikun. Habbatussauda juga memperbaiki mikro (peredaran darah) ke otak dan sangat cocok diberikan pada anak usia pertumbuhan dan lansia.

Menyembuhkan berbagai jenis penyakit pernafasan
Menyembuhkan penyakit asma bronchial, bronchitis, gampang lelah, batuk kronis dan penyakit pernafasan lainnya

Mengatasi gangguan tidur dan stress
Unsur Sapion terdapat pada Habbaussauda mempunyai fungsi seperti kortikosteroid yang dapat memengaruhi karbohidrat, protein dan lemak serta memengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh, dan syaraf. Sapion berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur, menghilangkan stress, dan melancarkan air susu ibu (penelitian Potchestroom, 1989)

Sebagai Anti Histamin & Anti Alergi
Berdasarkan penelitian Nirmal Chakravaty MD 1993, dan penelitian lain oleh Dr. Med. Peter Schleincher, ahli immonologi dari Universitas Munich
Untuk konsumsi rutin menjaga kesehatan, sebaiknya dua sendok saja. Sebagian kalangan medis menyatakan bahwa terlalu banyak mengkonsumsinya bisa mematikan.

source : id.wikipedia.org
Hasil penelitian lain tentang Habbatussauda
Berikut adalah hasil penelitian lain selain penelitian diatas tentang tanaman kaya manfaat ini :

Dr. Stanley Kopok, University of Arizona, USA
HabbatusSauda memiliki peranan yang penting pada pencegahan tumor & kanker. Pada penggunaannya dalam waktu yang lama minyak Habbatussauda memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu dapat mempercepat pembelahan sel.

Dr. Michael Tierra L. AC. O.M.D.
Habbatus sauda kaya akan beta-sitosterol, yang diketahui memiliki kemampuan mencegah kanker

Dr. Mohammed Saleh, Kairo-Mesir
Dengan mengkonsumsi Nigella Sativa dapat melawan kelelahan

Study of Nigella sativa on humans, University of South Carolina. USA
Ekstrak habbatussauda memiliki khasiat anti-tumor tanpa efek samping seperti apa yang terjadi pada Chemotherapi dan penyinaran

Black Cumin, The Magical Egyptian Herb, Dr. Peter Schleicher, M. D.
Dr.Mohammed Saleh, M.D., Egypt
Habbatussauda mempunyai lebih dari 100 bahan aktif dengan berbagai khasiat penyembuhan. Salah satunya adalah impotensi.

Study of Black Seed Oil on Humans, American Scientists
Habbatus sauda terbukti memiliki khasiat anti-histamin, anti-oxidant, anti-biotic, anti -mycotic dan penghambat Bronchitis.

University Pochefstroom
Kombinasi kandungan lipid dan struktur hormon dalam Nigella Sativa dapat meningkatkan air susu bagi ibu menyusui

Dr. Lutz Bannasch, Muenchen - Jerman
Terapi baru yang efektif, mudah dicerna dan tidak mahal pada penyakit alergi adalah penggunaan asam lemak tidak jenuh dari minyak biji tanaman, terutama minyak Nigella Sativa (Habbatus sauda).

Prof. Dr. Hildebert Wagner, Institut fur Pharmazeutische Biologie, Muenchen - Jerman
Nigella Sativa (Habbatus sauda mengandungi minyak eter yang dapat membantu pencernaan & mengurangi masalah usus.

Dr. Peter Schleicher, M. D., Immunologist, Munich Germany
Nigella Sativa mengandung asam lemak tak jenuh, Linoleic & Gammalinolenic yang masuk dalam tubuh. Asam ini memungkinkan untuk pencapaian sintesis yang merupakan sistem kekebalan tubuh yang penting menyebabkan penyakit kronik seperti jerawat dan demam karena alergi, hingga kanser.

US. Patents Section, Antiviral Agents Bulletin # 5, 482, 711
Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh

Cancer Immuno-biology, South Carolina
Habbatus sauda merangsang sumsum di tulang & imuniti sel serta pengeluaran terferon, melindungi sel-sel normal melawan virus perusak sel, melawan sel tumor, dan meningkatkan antibodi yang mengeluarkan sel.

Dr. Peter Schleicher, Immunologie, Muenchen-Jerman
Habbatus sauda terbukti menyembuhkan 70 % penderita alergi, termasuk di dalamnya alergi serbuk dan debu juga jerawat, serta neurodermitis ( penyakit kulit), asthma dan lemahnya daya kekebalan tubuh. Mengambil habbatus sauda’ secara teratur dapat menahan secara baik penyakit flu ”.

Anatomi biji habbatussauda
source : pdo57.wordpress.com
Pada biji-bijinya sering kali dijumpai embrio yang belum berkembang lengkap dan terkurung dalam jaringan endosperma yang melimpah, sebagai wujud proses perkecambahan dua tahap: peretakan testa dan peretakan endosperma. Keadaan ini biasa dijumpai pada anggota tumbuhan berbunga dasar.

·        Biji-biji ini merupakan perombakan dan propagasi unit dari Spermatophyta (tanaman berbiji), Gymnosperma (conifer / jarum dan kultivarnya) dan Angiosperma (tanaman berbunga).

·        Biji-biji dewasa / matang, ovulenya subur. Ovule adalah struktur dari tanaman berbiji yang berisi gametophyte betina dengan sel telur, dikelilingi oleh nucellus dan 1-2 integumen. Dalam angiospermae penyuburan / pembuahan ganda menghasilkan bentuk embrio diploid dan endosperma triploid.

·        Embrio: sporophyta muda, diploid (2n), dihasilkan dalam pembuahan. Embrio dewasa berisi kotiledon (daun biji), hypocotil (batang seperti sumbu embrio, di bawah cotyledon), radicel (akar embrio).

·        Endosperma: jaringan penyimpan makanan, triploid (3n), dihasilkan dalam pembuahan ganda, 2/3 genom langsung dari induk.

·        Testa (selubung biji): lapisan luar pelindung biji, perkembangan dari integumen ovule, diploid jaringan induk.
·        Buah dewasa / matang, ovarium masak berisi banyak biji. Perikarpium (selubung buah) diploid dari jaringan induk.

·        Biji endospermis: endosperma ditempatkan dalam biji yang matang dan bertindak sebagai organ penyimpan makanan. Testa dan endosperma adalah 2 lapisan luar dari embrio.

Serbuk
Warna kelabu kehitaman. Fragmen pengenal adalah fragmen epidermis luar yang termampat dan berpapila pendek, fragmen sel palisade terlihat tangensial; fragmen kulit biji; fragmen epidermis dalam; fragmen sel berhablur terlihat tangensial; fragmen endosperm dan fragmen sel parenkimatik di bawah lapisan palisade.

*****
sumber :
id.wikipedia.org
muslimah.or.id
www.habbats.com

*****
diselesaikan di Campang Tiga, 08 Oktober 2011, 9:50

Alpukat, Lezat dan Kaya Manfaat



source : internazionalle.wordpress.com
Alpukat, atau Persea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.

Pohon, dengan batang mencapai tinggi 20 m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter.
Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.

Konon, nama alpukat atau avokad (dari bahasa Inggris, avocado) berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibaca kira-kira "awakatl"). Suku Aztek berada di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Karena itu, buah ini pada awalnya dikenal di daerah tersebut.

Pada saat pasukan Spanyol memasuki wilayah tersebut sekitar awal abad ke-16, berbagai tumbuhan dari daerah ini, termasuk apokat, diperkenalkan kepada penduduk Eropa. Orang pertama yang memperkenalkan buah apokat kepada penduduk Eropa yaitu Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol. Dia memperkenalkan buah ini pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan kakao, jagung, dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah apokat mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.
Apokat diperkenalkan ke Indonesia oleh Belanda pada abad ke-19.

Apokat memiliki banyak manfaat. Bijinya digunakan dalam industri pakaian sebagai pewarna yang tidak mudah luntur. Batang pohonnya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Kulit pohonnya digunakan sebagai pewarna warna coklat pada produk dari bahan kulit. Daging buahnya dapat dijadikan hidangan serta menjadi bahan dasar untuk beberapa produk kosmetik dan kecantikan.[1]


source : eemo-esprit.blogspot.com

Manfaat Alpukat

Selain biji dan daunnya dapat digunakan dalam industri pakaian. Kulit pohon alpukat juga dapat digunakan untuk pewarna coklat pada produk yang terbuat dari kulit.  
Sedangkan buahnya, selain dapat disajikan dalam bentuk jus, es campur dan hidangan lainnya, ternyata juga tak kalah manfaatnya dalam bidang kecantikan.  Buah alpukat sering digunakan sebagai masker wajah.  Buah ini dianggap mampu mengencangkan kulit.  Dan buah ini juga bermanfaat untuk perawatan rambut sewaktu creambath.  
Alpukat memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi.  Alpukat setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat.  Alpukat kaya akan protein, riboflavin (dikelan sebagai vitamin B2), niasin (vitamin B3), potasium (kalium) dan vitamin C. 
Selain itu alpukat juga mengandung lemak yang tinggi, namun kandungan lemak pada alpukat mirip dengan lemak pada minyak zaitun yang sangat sehat.  Lemak yang dikandung dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang berdampak positif bagi tubuh, itulah sebabnya dalam industri kecantikan alpukat digunakan untuk pembuatan sabun dan alat kosmetik. 
Berikut adalah beberapa zat yang terkandung dalam alpukat :   
Vitamin E dan vitamin A
Vitamin E dikenal sebagai vitamin yang berguna untuk menghaluskan kulit. Campuran vitamin E dan vitamin A sangat berguna untuk perawatan kulit, yang membuat kulit menjadi kenyal, menghilangkan kerut, membuat kulit terlihat muda dan segar. 
Potasium atau Kalium
Potasium yang ada dalam alpukat dapat mengurangi depresi, mencegah pengendapan cairan dalam tubuh dan dapat menurunkan tekanan darah. 
Lemak tak jenuh
Dalam alpukat ada lemak nabati yang tingi dan tak jenuh.  Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah, yang berarti dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi, kanker atau penyakit jantung.  Lemak tak jenuh pada alpukat juga mudah dicerna tubuh sehingga dapat memberikan hasil maksimal pada tubuh. Lemak tak jenuh juga mengandung zat anti bakteri dan anti jamur. 
Asam Oleat
merupakan antioksidan yang sangat kuta yang dapat menangkap radikal bebas dalam tubuh akibat polusi.  Radikal bebas dalam tubuh akan menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan. 
Vitamin B6 berkhasiat meredakan sindrom pra-haid atau pra-menstruasi (PMS) yang umumnya diderita wanita setiap bulan. 
Zat Besi dan Tembaga yang diperlukan dalam proses regenerasi darah untuk mencegah penyakit anemia. 
Mineral Mangaan dan Seng bermanfaat untuk meredakan tekanan darah tinggi, memantau detak jantung dan menjaga fungsi saraf tetap terjaga. [2]



Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sariawan, melembabkan kulit kuring, kencing batu, sakit kepala; Darah tinggi (Hipertensi), nyeri saraf (neuralgia), nyeri lambung,; Saluran napas membengkak (bronchial swellings), sakit gigi,; Kencing manis (diabetes melitus), menstruasi tidak teratur.;

Pemanfaatan :
Bagaian yang digunakan: Daging buah, daun, biji.
Kegunaan :
Daging buah :
- Sariawan.
- Melembabkan kulit kering.
Daun:
- Kencing batu.
- Darah tinggi, sakit kepala.
- Nyeri syaraf.
- Nyeri lambung.
- Saluran napas membengkak (bronchial swellings).
- Menstruasi tidak teratur.
Biji:
- Sakit gigi.
- Kencing manis.


Pemakaian :
Untuk minum: 3-6 lembar daun.         
Pemakaian Luar:  Daging buah secukupnya dilumatkan, dipakai untuk masker. Daun untuk pemakaian setempat, biji digiling halus menjadi serbuk untuk menghilangkan sakit.

Cara Pemakaian
1. Sariawan:
    Sebuah isi alpokat yang sudah masak diberi 2 sendok makan madu
    murni, diaduk merata lalu dimakan. Lakukan setiap hari sampai
    sembuh.
2. Kencing batu:
    4 lembar daun alpokat, 3 buah rimpang teki, 5 tangkai daun randu,
    setengah biji pinang, 1 buah pala, 3 jari gula enau, dicuci lalu
    direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas.
    Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 x 3/4 gelas.
3. Darah tinggi :
    3 lembar daun alpokat dicuci bersih lalu diseduh dengan 1 gelas air
    panas. Setelah dingin diminum sekaligus.
4. Kulit muka kering:
    Buah diambil isinya lalu dilumatkan sampai seperti bubur. Dipakai
    untuk masker, dengan cara memoles muka yang kering. Muka
    dibasuh dengan air setelah lapisan  masker alpokat tersebut
    mengering.
5. Sakit gigi berlubang:
    Lubang pada gigi dimasukkan bubuk biji alpokat.
6. Bengkak karena Peradangan:
    Bubuk dari biji secukupnya ditambah sedikit air sampai menjadi
    adonan seperti bubur, balurkan kebagian tubuh yang sakit.
7. Kencing manis:
    Biji dipanggang di atas api lalu dipotong kecil-kecil dengan golok,
    kemudian digodok dengan air bersih sampai airnya menjadi coklat.
    Saring, minum setelah dingin.
8. Teh dan alpokat baik untuk menghilangkan rasa sakit kepala, nyeri
    lambung, bengkak pada saluran napas, rasa nyeri syaraf (Neuralgia)
    dan datang haid tidak teratur.

Data penelitian:
Daun mempunyai aktivitas antibakteri dan menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus strain A dan B. Staphylococcus albus, Pseudomonas sp., Proteus sp., Escherichea coli dan Bacillus subtilis (E.O. ognulans dan E. Ramstad 1975).
Komposisi :
Sifat Kimiawi dan Efek Farmakologis : Daun: Rasa pahit, kelat. Peluruh kencing. Biji : Anti radang, menghilangkan sakit. KANDUNGAN KIMIA: Buah dan daun mengandung saponin, alkaloida dan flavonoida, Buah juga mengandung tanin dan daun mengandung polifenol, quersetin, gula alkohot persiit.
-------
sumber : 
-------
diselesaikan di Campang Tiga, 07 Oktober 2011, 16:14


Keladi Tikus



source : kiathidupsehat.com
Keladi tikus mempunyai nama latin Typhonium flagelliforme (Lodd). Termasuk ke dalam famili tumbuhan Araceae. Tumbuhan ini, telah digunakan oleh penduduk negri tetangga kita, Malaysia, sebagai obat penyakit kanker. 
Hasil penelitian dari berbagai lembaga dan perguruan tinggi di Malaysia dan beberapa negara menunjukkan bahwa sari tanaman keladi tikus dapat menghancurkan sel kanker. Secara umum hasil penelitian menunjukkan efek membunuh/menghambat pertumbuhan sel kanker, menghilangkan efek buruk khemoterapi dan bersifat antivirus dan anti bakteri.
Keladi Tikus mengandung ribosome inacting protein dan antioksidan.  Dalam tubuh ribosome inacting protein berfungsi menghambat pertumbuhan sel kanker, menghancurkan sel kanker tanpa merusak sel-sel sehat disekitarnya serta meredam munculnya sel kanker baru.  Sedangkan antioksidan berfungsi mencegah terjadinya kerusakan gen.
Keladi Tikus juga melakukan detoxifikasi, yaitu pembuangan racun yang telah menumpuk bertahun-tahun dalam tubuh.  Bersamaan dengan itu Keladi Tikus memperkuat sistem pertahanan tubuh.  Dalam proses detoxifikasi inilah untuk sebagian pengguna mengalami reaksi tubuh.
source : bloggerrupiah.blogspot.com
Dalam buku berjudul "Cancer, Yet They Live" karangan Dr Chris K.H Teo - Cancer Care Penang Malaysia, Keladi tikus (baik berupa juice maupun kapsul) sangat membantu penyembuhan kanker leher rahim, payudara, usus besar, nasofaring, pankreas, paru-paru, rectum, lever termasuk hepatitis dan pengerasan hati, tenggorokan, tulang otak, prostat, leukimia, ginjal, limpa, empedu dan lain lain.  
Selain itu Keladi Tikus dapat juga menyembuhkan migren, kelenjar getah bening, wasir, sinusitis, semutan pada tangan dan kaki dan lainnya, serta dapat sebagai pendeteksi penyakit yang sebelumnya tidak diketahui oleh yang bersangkutan.
Pemakaian
Pemakaian Keladi Tikus disarankan berdampingan dengan pengobatan medis seperti kemoterapi dan radioterapi, terutama pada penderita berstadium lanjut.  Agar pertumbuhan kanker yang cepat dapat dikendalikan, karena pada penderita kanker dengan stadium lanjut daya gempur ribosome inacting protein dikhawatirkan tidak dapat menyaingi pertumbuhan sel kanker yang begitu cepat.
Akan tetapi pemakaian Keladi Tikus dan pengobatan kemoterapi - radioterapi, tidak boleh dijalankan dalam waktu bersamaan.  Pemakaian Keladi Tikus harus dihentikan minimal 2 hari sebelum dilakukan kemoterapi - radioterapi mengingat sifat Keladi Tikus yang melakukan detoxifikasi (pembuangan racun).
Waktu terbaik jika akan dilakukan pengobatan secara berdampingan adalah sebaiknya dikonsumsi minimal 2 minggu sebelum pelaksanaan kemoterapi.
Pemakaian Keladi Tikus dalam bentuk segar (juice) dilakukan 3 x sehari @ 50 gram tanaman segar (umbi dan daun).  Sebaiknya  ditumbuk dan langsung diminum, jangan menggunakan alat-alat dari bahan metal yang mudah teroksidasi.  Jangan menyimpan lebih dari 3 jam agar kwalitas juice tidak rusak.  Pada saat mengkonsumsi juice ini, kemungkinan akan timbul rasa gatal.  Untuk menguranginya gunakan gula atau madu, atau pada saat pembuatan juice gunakan air panas.
Tidak dianjurkan mengkonsumsi Keladi Tikus bersamaan dengan jamu-jamu lain selain obat dari dokter.  Keladi Tikus juga tidak boleh dikonsumsi oleh wanita yang sedang hamil dengan usia kandungan dibawah 4 bulan. 


Selain itu makanan-makanan dibawah ini perlu dihindari selama mengkonsumsi Keladi Tikus :
Sayur tauge, sawi putih, kangkung, dan cabai.  
Buah durian, lengkeng, nangka, duku, nanas, dan anggur. 
Udang, kerang, cumi, dan kepiting. 
Daging sapi, kambing, kerbau, dan babi. 
Daging ayam negeri, bebek, kalkun, dan burung. 
Makanan yang dibakar, dipanggang, dan digoreng berulang-ulang. 
Makanan yang diawetkan, termasuk ikan asin dan makanan kaleng. 
Air es, minuman beralkohol, dan soft drink.
------

sebagian artikel dikutip dari : www.naturindonesia.com

------
diselesaikan di Campang Tiga, 07 Oktober 2011, 14:32



Kamis, 06 Oktober 2011

Waspadai Kanker Prostat


Prostat adalah kelenjar yang terdapat di bawah kandung kemih pria, yang berfungsi untuk memproduksi cairan yang melindungi dan menyalurkan sperma.
Prostat seringkali membesar secara bertahap setelah usia 50 tahun. Pada usia 70 tahun, 80% pria memiliki prostat yang membesar. Banyak pria lansia yang mengalami masalah buang air kecil karena pembesaran prostat (non-kanker). Pada beberapa pria, pembesaran ini diikuti oleh tumbuhnya kanker.
Kanker Prostat
Adalah penyakit kanker yang berkembang di prostat, sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi lelaki. Hal ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali. Sel ini dapat menyebar secara metastasis dari prostat ke bagian tubuh lainnya, terutama tulangdan lymph node. Kanker prostat dapa menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil, disfungsi erektil dan gejala lainnya.

Jumlah kanker prostat sangat bervariasi di dunia. Namun jarang terjadi di Asia Timur dan Selatan; sering terjadi di Eropa dan Amerika Serikat. Menurut American Cancer Society, kanker prostat paling jarang di pria Asia dan paling sering terjadi di orang hitam, dan orang Eropa di tengahnya.
Pada penderita ditemukan rasio plasma vitamin B12 yang sangat rendah.[1]

Gejala

Pertumbuhan kanker prostat seringkali sangat lambat, bisa tidak menimbulkan gejala selama bertahun-tahun. Dengan semakin membesarnya kanker, keluhan mulai muncul karena desakan pada uretra menimbulkan iritasi atau menyumbat aliran air seni. Gejala yang timbul antara lain:
  • Air seni tidak lancar. Aliran urin lemah dan butuh waktu lebih lama untuk menuntaskan kencing.
  • Penundaan. Anda mungkin harus menunggu beberapa saat di toilet sampai air seni mulai mengalir.
  • Tetesan. Sedikit air seni mungkin menetes dan menodai celana dalam Anda tidak lama setelah Anda selesai kencing di toilet.
  • Frekuensi. Anda lebih sering kencing daripada biasanya.
  • Urgensi. Anda merasa sangat ‘kebelet’ kencing tiba-tiba.
  • Kurang tuntas. Anda merasa kencing Anda tidak betul-betul tuntas.
  • Sakit di pangkal penis atau air seni berdarah hanya terjadi pada kanker prostat stadium lanjut.

Stadium Kanker Prostat

Pada tahap awal kanker prostat masih terlokalisasi, namun pada tingkat lanjut dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh seperti tulang dan nodus limfa di selangkangan. Stadium kanker prostat ditentukan oleh seberapa jauh tingkat penyebarannya.
Stadium kanker prostat menggunakan sistem TNM, T=tumor, N=nodus, M=metastase:
  • T1 = tumor hanya ada di dalam prostat, belum dapat dirasakan melalui perabaan lewat anus.
  • T2 = tumor masih di dalam prostat, sudah dapat dirasakan melalui perabaan.
  • T3 = tumor sudah menyebar ke jaringan sekitarnya seperti kelenjar seminal vesicle yang memproduksi semen
  • T4 = tumor telah menyebar ke tulang atau nodus limfa
  • N1-3 berarti kanker telah menyebar ke nodus/kelenjar limfa. N0 berarti belum menyebar ke nodus.
  • M diikuti 1a, b atau c menunjukkan kanker telah menyebar ke tulang atau organ tubuh lain.

Terapi

Penanganan kanker prostat sangat kompleks, di antaranya dengan pembedahan, radioterapi, terapi hormon, dan kemoterapi. Biasanya kombinasi lebih dari satu metode terapi tersebut dijalankan. Penanganan yang dilakukan tergantung pada:
  • Ukuran, stadium kanker dan derajat keganasannya (tingkat PSA).
  • Kondisi pasien: usia, kesehatan umum, dan preferensinya.

***
sumber : 
http://majalahkesehatan.com/mengenal-kanker-prostat/

gambar  :
supergreat.org

-----
diselesaikan di Campang Tiga, 07 Oktober 2011, 10:10